Menjaga kesehatan tubuh dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, salah satunya dengan olahraga sehat. Mens sana in corpore sano adalah sebuah kalimat yang sudah tidak asing lagi kita dengar. Kalimat tersebut mengatakan bahwa di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Hal ini seharusnya menjadi motivasi bagi kita untuk berolahraga sehat. Kesehatan mahal harganya sehingga olahraga bisa memangkas harga kesehatan itu.

Banyaknya tuntutan hidup terkadang membuat aktivitas berolahraga menjadi terlewatkan. Kesibukan sehari-hari sudah menyita banyak waktu. Ditambah lagi dengan segala kemudahan yang mengelilingi kehidupan sehari-hari membuat malas bergerak semakin menjadi-jadi. Hal ini tentu harus kita hindari.

Kurangnya aktivitas membuat tubuh tidak banyak bergerak sehingga mempengaruhi aktivitas metabolisme tubuh. Sebelum mulai olahraga sehat simak ulasan di bawah ini dulu ya.

Olahraga untuk Kesehatan Tubuh

1. Optimalkankan Olahraga Anda

Semakin sering kita berolahraga, semakin banyak pula manfaat yang dapat kita raih. Tubuh kita menjadi lebih kuat, lebih tangkas, lebih fleksibel, dan mampu untuk melakukan aktivitas fisik yang lebih lama. Persiapan penting untuk dilakukan agar tujuan yang kita inginkan dapat tercapai.

1.1 Hidrasi

Pada saat berolahraga, tubuh kita sangat mudah untuk mengalami dehidrasi sehingga sangat penting untuk minum yang cukup sebelum dan sesudah melakukan aktivitas fisik. Dehidrasi dapat mengurangi tekanan darah dan detak jantung yang dapat membuat tidak enak badan. Dehidrasi juga meningkatkan risiko kondisi kesehatan yang buruk, seperti stress dingin dan penyakit panas.

Saat kita berkeringat ketika olahraga, tubuh kita kehilangan elektrolit. Elektrolit memegang peranan yang sangat penting dalam memodulasi keseimbangan air di dalam tubuh. Jika kadar elektrolit terlalu rendah, performa olahraga anda akan lemah dan lebih rentan untuk terkena cedera yang berhubungan dengan olahraga dan penyakit panas.

Anda harus mendapat asupan cairan yang cukup sebelum dan sesudah berolahraga untuk meminimalisasi dehidrasi dan menggantikan elektrolit. Sekitar setengah liter air yang diminum sebelum berolahraga akan dimetabolisme oleh tubuh dalam dua jam sehingga akan membuat anda tetap terhidrasi. Jumlah ideal cairan di dalam tubuh tergantung pada durasi dan intensitas olahraga anda. Jika anda berolahraga untuk waktu yang lama seperti lari jarak jauh, anda harus minum selama berolahraga.

Berikut ini cairan yang berguna untuk mencegah dehidrasi:

  • Air putih: penting untuk memelihara keseimbangan air dalam tubuh dan mengganti kehilangan air akibat keringat.
  • Susu: memiliki manfaat untuk memberikan hidrasi yang cukup untuk para atlet dan olahraga rekreasi. Susu juga membantu untuk membangun otot yang tidak berlemak dan mempercepat pemulihan.
  • Minuman olahraga: berguna untuk aktivitas olahraga yang intens. Minuman olahraga rata-rata mengandung 250 kilojoule karbohidrat per porsi (terutama dalam bentuk gula). Minuman olahraga bermanfaat untuk mengisi glukosa darah, glikogen, dan elektrolit yang hilang selama berolahraga. Jika karbohidrat ini tidak digunakan untuk berolahraga, minuman olahraga ini akan menyebabkan kenaikan berat ba

1.2 Nutrisi

Untuk memperoleh manfaat yang maksimal dari olahraga, otot membutuhkan energi untuk menopang aktivitas anda ketika berolahraga. Tanpa energi, otot akan lelah lebih cepat dan olahraga anda akan lebih singkat dan kurang intens. Energi juga dibutuhkan untuk memelihara, tumbuh, dan memperbaiki jaringan yang rusak setelah berolahraga. Makanan sehat yang seimbang dibutuhkan untuk memaksimalkan energi yang tersedia. Anda akan mendapatkan manfaat yang besar dari olahraga sehat dengan jenis dan jumlah makanan yang cukup.

Waktu yang ideal untuk makan adalah satu sampai tiga jam sebelum mulai berolahraga. Hal ini memberikan waktu bagi sistem pencernaan untuk mencerna makanan sehingga bisa digunakan sebagai sumber energi. Selain itu, tingkat hormon juga berubah setelah makan yang berpengaruh terhadap kemampuan berolahraga. Tingkat hormon biasanya kembali seimbang satu jam setelah makan.

Jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi sebelum berolahraga adalah jenis makanan yang lama dicerna atau makanan yang memiliki indeks glikemik rendah. Makanan dengan indeks glikemik yang rendah merilis energi secara perlahan sehingga energi yang dihasilkan dapat bertahan selama melakukan olahraga. Contoh makanan dengan indeks glikemik yang rendah yaitu apel, kacang-kacangan, polongan-polongan, buncis, dan roti tawar gandum.

Kelompok makanan utama yang dibutuhkan untuk mendapatkan hasil maksimal dari berolahraga adalah susu, daging, roti dan sereal, serta buah-buahan dan sayuran. Penting juga untuk mengonsumsi garam untuk menggantikan natrium yang hilang karena keringat. Namun, berhati-hatilah untuk tidak terlalu berlebihan dalam mengonsumsi garam. Jumlah maksimum garam yang dapat dikonsumsi adalah 2300 mg per hari untuk orang dewasa, dan bahkan lebih sedikit untuk anak-anak atau orang-orang dengan tekanan darah tinggi.

Jangan berasumsi untuk makan terlalu banyak karena energi anda terpakai untuk berolahraga. Jumlah energi yang digunakan untuk berolahraga harus sesuai dengan jumlah makanan yang dimakan untuk menjaga berat badan anda.

Memakan makanan yang terlalu sedikit akan menyebabkan kerusakan otot dan tulang. Membatasi asupan makanan ketika berolahraga mungkin muncul untuk memberikan solusi penurunan berat badan yang cepat, tetapi hal tersebut akan menurunkan tingkat metabolisme tubuh.

Ketika anda makan, tubuh anda tidak akan menggunakan energi dari makanan dengan optimal. Oleh karena itu, terlalu banyak membatasi asupan makanan tidak akan membantu anda untuk menjaga berat badan dalam jangka panjang. Selain itu, tanpa energi yang disediakan oleh makanan, anda akan cepat lelah. Kelelahan menyebabkan olahraga yang dilakukan tidak maksimal dan risiko cedera yang lebih tinggi.

1.3 Alkohol

Alkohol sering diidentikkan dengan olahraga karena kebiasaan untuk merayakan kemenangan ketika berolahraga. Padahal alkohol memiliki efek negatif pada performa olahraga, tingginya tingkat cedera, aktivitas otot rangka, dan kemampuan psikomotorik. Ketika Anda memutuskan untuk mengonsumsi alkohol pada malam hari sebelum mulai olahraga pada esok harinya, kemampuan psikomotorik anda akan terpengaruh. Minum minuman beralkohol setelah berolahraga juga dapat mengganggu kapasitas tubuh untuk pulih setelah berolahraga.

1.4 Pemanasan Sebelum Berolahraga

Pemanasan sebelum berolahraga sangat penting untuk dilakukan. Pemanasan bertujuan untuk mempersiapkan otot dan jantung untuk berolahraga. Pemanasan, seperti namanya bermanfaat untuk memanaskan otot dan mengurangi risiko cedera selama berolahraga. Pemanasan dapat dilakukan secara singkat selama 5 – 10 menit. Apabila anda akan melakukan olahraga dengan intensitas berat, sebaiknya anda melakukan olahraga dengan intensitas ringan terlebih dahulu.

Pemanasan bukan berarti melakukan kegiatan yang sama dengan olahraga yang akan anda lakukan. Sebagai contoh, jika anda akan melakukan olahraga renang, pemanasan dapat dilakukan dengan berlari-lari atau melompat-melompat selama 5 menit.

1.5 Peregangan Sebelum Berolahraga

Tujuan peregangan sebelum berolahraga adalah untuk meningkatkan gerakan otot dan meningkatkan kinerjanya selama berolahraga. Peregangan sebelum kegiatan olahraga relatif sederhana dan cepat (tidak lebih dari 10 detik untuk setiap peregangan). Peregangan hanya dapat dilakukan setelah melakukan pemanasan. Hati-hati bagi anda yang melakukan peregangan namun belum melakukan pemanasan akan memperbesar risiko robeknya otot.

1.6 Pakaian untuk Olahraga

Perlengkapan untuk Olahraga Sehat

Pilihlah alas kaki, pakaian, dan peralatan pelindung yang sesuai untuk olahraga anda guna memaksimalkan kemampuan olahraga dan mengurangi risiko cedera. Banyak kegiatan olahraga yang memerlukan penggunaan peralatan pelindung yang didesain untuk melindungi area tubuh tertentu yang rawan terjadi cedera. Peralatan pelindung ini harus memungkinkan anda untuk dapat berolahraga dengan performa optimal. Peralatan pelindung ini sangatlah penting dan jika tidak digunakan dengan tepat dapat menyebabkan cedera olahraga yang serius.

Terdapat beberapa peralatan olahraga yang disarankan untuk aktivitas olahraga tertentu seperti helm digunakan ketika bersepeda dan skateboard. Mouth gard digunakan untuk hockey dan sepatu digunakan saat jogging. Selain itu, pada olahraga golf sebaiknya menggunakan sarung tangan dan bantalan bahu dipakai saat bermain rugby.

Pakaian yang dipakai saat berolahraga harus memungkinkan kulit untuk dapat bernapas dengan memungkinkan terjadinya sirkulasi udara yang sesuai dan mencegah panas yang berlebihan ketika berolahraga. Seringkali pakaian untuk olahraga terbuat dari bahan katun dan jangan menggunakan pakaian yang berbahan kasar.

Pakaian sebaiknya tidak membatasi gerakan dan memungkinkan fleksibilitas maksimum. Selain itu pakaian juga harus sesuai dengan kondisi lingkungan pada saat anda melakukan olahraga, misalnya anda harus menggunakan pakaian khusus untuk renang atau menggunakan pakaian yang memungkinkan anda untuk bergerak nyaman saat bermain tenis di bawah sinar matahari.

Beberapa aktivitas olahraga juga membutuhkan alas kaki tertentu. Tidak peduli jenis sepatu yang dibutuhkan yang penting sesuai dengan bentuk kaki Anda. Sebagai contoh, jika Anda memiliki kaki yang rata, anda membutuhkan sepatu dengan lengkung yang tinggi. Alas kaki untuk berolahraga pun sebaiknya diganti satu tahun sekali.

Terdapat beberapa sepatu khusus untuk berbagai jenis aktivitas olahraga, yaitu:

1.6.1 Netball

Sepatu ini memiliki dasar yang lebih tebal yang agak menjorok ke dalam agar kaki lebih menempel pada sepatu. Sepatu ini dapat membantu mengurangi risiko cedera lutut akibat berhenti mendadak yang dilakukan selama berolahraga.

1.6.2 Balet

Sepatu balet menjadi komponen penting untuk kegiatan olahraga. Ada dua jenis sepatu balet. Untuk pemula, sepatu pump biasa atau balet jazz saja sudah cukup. Pump adalah sepatu ringan dengan bantalan kecil. Seiring kemahiran menari balet, dibutuhkan sepatu balet yang disebut sepatu pointe yang memiliki kaki kayu yang berat untuk memberikan dasar untuk berjinjit.

1.6.3 Lari

Ketika anda memutuskan untuk membeli sepatu untuk olahraga lari ada beberapa hal yang perlu anda pertimbangkan seperti fleksibilitas dalam menggunakan sepatu, kekuatan dan kekokohan alasnya, perlindungannya terhadap pergelangan kaki, dan lain-lain. Pelari professional mungkin membutuhkan sepatu dengan alas yang dapat melekat lebih erat pada kaki.

1.6.4 Bola Kaki

Sepatu bola hampir mirip dengan sepatu lari tapi lebih fleksibel untuk gerakan yang cepat dan tiba-tiba serta untuk menendang.

 

2. Intensitas Olahraga

Aktivitas fisik sangat penting untuk pencegahan penyakit kronis dan kematian dini. Namun, kondisi ini tergantung pada frekuensi, durasi, dan intensitas aktivitas fisik yang dilakukan terkait dengan jumlah minimum tertentu untuk memperoleh manfaat kesehatan, khususnya efek intensitas (misalnya kuat atau sedang) pada status kesehatan. Ada bukti bahwa intensitas aktivitas fisik berbanding terbalik dan linier dengan kematian.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik secara teratur dengan mengeluarkan >2.000 kkal (8400 kJ) per minggu dikaitkan dengan peningkatan rata-rata harapan hidup 1 hingga 2 tahun pada manusia dengan usia  80 tahun. Bahkan manfaatnya juga dapat dirasakan ketika anda melakukan olahraga ringan dengan pengeluaran kalori tidak lebih dari 2.000 kkal. Penelitian lain menunjukkan bahwa pengeluaran energi rata-rata sekitar 1000 kkal (4200 kJ) per minggu dikaitkan dengan pengurangan 20% -30% risiko penyakit yang mematikan.

Saat ini, sebagian besar organisasi kesehatan dan kebugaran menganjurkan volume minimum latihan yang mengeluarkan 1000 kkal (4200 kJ) per minggu. Anda akan mendapatkan manfaat yang lebih besar dari pengeluaran energi yang lebih tinggi. Baru-baru ini, para peneliti telah mengungkapkan bahwa tingkat pengeluaran energi mingguan yang lebih rendah dapat berpengaruh terhadap kesehatan.

Sejumlah latihan yang kira-kira setengah dari apa yang saat ini direkomendasikan mungkin cukup, terutama untuk orang-orang yang sangat lemah dan lanjut usia. Penelitian di masa depan diperlukan untuk menentukan apakah pengeluaran energi sebesar 500 kkal (2.100 kJ) per minggu dapat memberikan manfaat kesehatan. Sangat disarankan bagi anda untuk melakukan lebih banyak aktivitas fisik dan mempertahankan gaya hidup aktif.

 

3. Manfaat Olahraga

Olahraga teratur membuat jantung lebih kuat dan paru-paru lebih bugar. Hal ini dapat terjadi karena sistem kardiovaskular dapat memberikan lebih banyak oksigen ke tubuh dengan setiap detak jantung dan meningkatkan jumlah maksimum oksigen yang dapat diambil oleh paru-paru. Olahraga dapat menurunkan tekanan darah, menurunkan jumlah kolesterol jahat, dan meningkatkan jumlah kolesterol baik. Kondisi ini dapat mengurangi risiko serangan jantung, stroke, dan penyakit arteri koroner.

Selain itu, kanker usus besar dan beberapa bentuk diabetes cenderung tidak terjadi pada orang yang berolahraga secara teratur. Olahraga dapat membuat otot lebih kuat, memungkinkan Anda untuk melakukan tugas yang mungkin tidak dapat orang lain lakukan atau anda akan melakukan tugas tersebut dengan lebih mudah. Setiap aktivitas fisik membutuhkan kekuatan otot dan banyak gerakan pada persendian dengan berolahraga secara teratur dapat meningkatkan kualitas kekuatan otot dan persendian.

Olahraga yang meregangkan otot dan sendi dapat meningkatkan fleksibilitas dan membantu mencegah cedera. Olahraga juga dapat meningkatkan keseimbangan dengan meningkatkan kekuatan jaringan di sekitar sendi dan di seluruh tubuh. Latihan beban berat, seperti jalan cepat dan latihan beban, memperkuat tulang dan membantu mencegah osteoporosis. Selain itu, olahraga dapat memberikan manfaat kesehatan yang lain yang akan diuraikan di bawah ini.

3.1 Mengurangi Stres dan Gelisah

Mengurangi stres adalah salah satu manfaat olahraga untuk kesehatan jiwa. Olahraga secara teratur dapat mengelola stress fisik dan mental. Olahraga juga dapat meningkatkan konsentrasi norepinefrin. Norepinefrin adalah senyawa kimia yang dapat mengurangi respon stres pada otak.

Aktif berolahraga dapat mengurangi tingkat stress baik olahraga aerobik maupun anaerobik. Berolahraga dengan durasi 30 menit selama lima hari atau lebih dalam seminggu dapat mengurangi stres mental. Selain itu, aktivitas fisik dapat membuat anda lebih lelah sehingga dapat tidur lebih nyenyak. Kualitas tidur yang baik dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Senyawa kimia yang dibebaskan selama dan setelah melakukan aktivitas fisik dapat membuat orang-orang yang menderita kegelisahan menjadi lebih tenang. Melompat-lompat atau treadmill dengan intensitas sedang sampai tinggi dapat mengurangi sensitivitas kegelisahan.

3.2 Meningkatkan Senyawa Kimia yang Membuat Anda Merasa Bahagia

Olahraga dapat melepaskan senyawa endorfin yang membuat perasaan bahagia dan euforia. Penelitian juga menunjukkan bahwa olahraga bisa memperbaiki gejala depresi klinis. Karena alasan inilah, dokter sering menyarankan orang-orang yang menderita depresi atau kegelisahan untuk berolahraga.

Dalam beberapa kasus, olahraga dapat berperan sebagai ‘obat antidepresan’ yang efektif untuk menangani depresi. Pemakaian tingkat energi yang lebih tinggi sebagai akibat dari sering olahraga membantu seseorang untuk tetap segar dan bahagia. Anda juga dapat mengikuti program olahraga yang sesuai agar lebih seru. Olahraga selama 30 menit beberapa kali dalam seminggu dapat meningkatkan mood anda.

3.3 Membuat Anda Lebih Percaya Diri

Kemampuan fisik bisa meningkatkan penghargaan diri dan menciptakan citra diri yang positif. Tidak peduli berat badan, jenis kelamin, atau usia, olahraga dapat meningkatkan persepsi daya tarik diri. Salah satu hasil penelitian terbaru menunjukkan hasil yang konsisten dengan sebagian penelitan sebelumnya yang menemukan hubungan signifikan antara aktivitas fisik dan penghargaan diri dengan menggunakan desain studi yang berbeda. Temuan ini dapat merekomendasikan peningkatan partisipasi aktivitas fisik untuk mahasiswa yang menghadapi masalah penghargaan terhadap diri. Berolahraga di luar rumah bisa meningkatkan penghargaan terhadap diri anda.

3.4 Menambah Kekuatan Otak

Berbagai penelitian pada tikus dan manusia menunjukkan bahwa olahraga kardio dapat menciptakan sel-sel otak baru atau neurogenesis dan meningkatkan kinerja otak secara keseluruhan. Studi menunjukkan bahwa sering olahraga meningkatkan kadar protein otak yang dikenal sebagai BDNF yang membantu dalam pengambilan keputusan, pemikiran yang tinggi, dan pembelajaran.

3.5 Mempertajam Memori

Aktivitas fisik secara teratur meningkatkan memori dan kemampuan untuk mempelajari hal-hal baru. Berkeringat meningkatkan produksi sel di hipokampus yang bertanggung jawab untuk memori dan pembelajaran.

Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat hubungan antara perkembangan otak anak dengan tingkat kebugaran fisik. Kekuatan otak akibat olahraga tidak hanya untuk anak-anak, olahraga teratur juga dapat meningkatkan memori untuk orang dewasa. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa lari sprint meningkatkan retensi kosakata di antara orang dewasa yang sehat.

3.6 Meningkatkan Kekuatan Otak dan Tulang

Olahraga melibatkan serangkaian kontraksi otot, baik dalam jangka waktu panjang atau pendek, tergantung dari jenis olahraga yang anda lakukan. Aktivitas penguatan otot dapat membantu anda meningkatkan atau mempertahankan massa dan kekuatan otot anda. Otot dan ligamen yang kuat mengurangi risiko nyeri sendi dan nyeri punggung.

Selain itu dengan olahraga, sistem sirkulasi dan pernapasan dapat mengirim oksigen dan glukosa yang lebih baik ke otot. Penelitian menunjukkan bahwa melakukan olahraga aerobik dapat memperlambat hilangnya kepadatan tulang yang datang seiring dengan bertambahnya usia.

Penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang melakukan aktivitas aerobik dengan intensitas 120 hingga 300 menit setiap minggu memiliki risiko patah tulang pinggul yang lebih rendah.

3.7 Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Jantung adalah otot yang memompa darah ke seluruh tubuh dan membutuhkan latihan untuk tetap bugar. Ketika jantung berolahraga, jantung dapat memompa lebih banyak darah ke seluruh tubuh dan terus bekerja dengan efisiensi optimal. Hal ini membuat jantung tetap sehat lebih lama. Olahraga teratur juga membantu menjaga arteri dan pembuluh darah lainnya lentur, memastikan aliran darah berjalan baik, dan tekanan darah normal.

Olahraga harian membantu memperkuat otot-otot jantung. Hal ini membantu menjaga kadar kolesterol tetap normal. Aktivitas fisik harian dapat mengurangi kemungkinan stroke dan risiko penyakit jantung. Menurut Asosiasi Ahli Jantung Amerika, berolahraga 30 menit sehari, lima hari seminggu akan meningkatkan kesehatan jantung anda dan membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Anda dapat membagi 30 menit tersebut menjadi sesi 10 menit tiga kali sehari.

3.8 Mencegah Obesitas

Obesitas dan kelebihan berat badan dikaitkan dengan peningkatan risiko hipertensi, radang sendi, kadar kolesterol dan trigliserida yang abnormal, diabetes tipe 2, penyakit jantung koroner, stroke, penyakit kandung kemih, gangguan tidur, masalah pernapasan, serta beberapa jenis kanker. Obesitas adalah masalah kesehatan yang signifikan di seluruh dunia untuk segala usia.

Genetik dapat berperan penting dalam menentukan kemungkinan seseorang menjadi gemuk. Kondisi ini terjadi ketika jumlah kalori yang dikonsumsi melebihi jumlah kalori yang dikeluarkan selama periode waktu yang panjang. Semakin banyak anda berolahraga maka semakin mudah untuk menjaga berat badan anda agar tetap terkendali.

Kelebihan kalori disimpan sebagai lemak dalam tubuh. Kelebihan kalori dalam jangka waktu yang lama akan menyebabakan seseorang menjadi gemuk. Olahraga dapat membantu mencegah penambahan berat badan berlebih atau membantu penurunan berat badan. Ketika anda melakukan aktivitas fisik, sebenernya anda sedang membakar kalori.

Semakin intens aktivitasnya, semakin banyak kalori yang Anda bakar. Olahraga teratur dan nutrisi yang tepat dapat membantu mengurangi lemak tubuh. Berat badan akan mencapai hasil yang signifikan ketika anda melakukan olahraga kardio dengan intensitas sedang yang dilakukan selama 5-7 hari per minggu. Makan makanan yang sehat pun adalah cara untuk memerangi obesitas.

3.9 Olahraga dan Diabetes

Olahraga dapat membantu anda mengendalikan kadar gula darah, meningkatkan kebugaran tubuh, dan mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Untuk berolahraga dengan aman, sangat penting untuk mengetahui kadar gula darah anda sebelum, selama, dan setelah aktivitas fisik. Anda akan mengetahui bagaimana tubuh anda bereaksi terhadap olahraga sehingga dapat membantu anda mencegah fluktuasi gula darah yang berlebihan.

Pengaruh aktivitas fisik terhadap glukosa darah anda akan bervariasi tergantung pada berapa lama anda melakukan olahraga dan banyak faktor lainnya. Aktivitas fisik dapat menurunkan kadar glukosa darah hingga 24 jam atau lebih setelah anda berolahraga dengan membuat tubuh anda lebih sensitif terhadap insulin.

3.10 Pengaruh Olahraga terhadap Kanker

Olahraga adalah salah satu tindakan paling penting yang dapat anda lakukan untuk membantu mencegah berbagai jenis kanker. Sepertiga kematian terkait kanker adalah karena obesitas dan gaya hidup. Banyak orang berolahraga untuk mencegah penyakit jantung, tetapi olahraga juga dapat memainkan peran kunci dalam mencegah dan mengurangi bahaya kanker. Diperkirakan bahwa 30 hingga 60 menit aktivitas fisik sedang hingga kuat per hari diperlukan untuk melindungi tubuh anda terhadap kanker usus besar, kanker endometrium, dan kanker paru-paru.

Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa olahraga 30 hingga 60 menit per hari dari aktivitas fisik dengan intensitas sedang hingga tinggi dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa aktivitas olahraga rutin yang teratur dapat memperlambat perkembangan kanker prostat pada pria usia 65 tahun atau lebih.

 

Setelah mengetahui hal-hal apa saja yang dapat membuat olahraga anda lebih optimal dan mengetahui manfaat yang dapat anda rasakan dengan berolahraga tidak ada alasan lagi untuk menunda-menunda berolahraga.

Olahraga dapat mulai dilakukan dengan hal-hal yang sederhana tetapi rutin dilakukan. Menyisihkan sedikit waktu setiap harinya tentu tidak terasa berat dibandingkan dengan manfaat luar biasa yang dapat anda peroleh. Semangat berolahraga dan selalu hidup sehat. Ingat, olahraga sehat menuai manfaat.

 

Referensi:

Elmagd Mohammed Abou. 2016. Benefits, need and importance of daily exercise. International Journal of Physical Education, Sports and Health 2016; 3(5): 24-25.

Warburton, D. E. R., Nicol, C. W., & Bredin, S. S. D. 2006. Health benefits of physical activity: the evidence. CMAJ : Canadian Medical Association Journal, 174(6), 805–806.

Virtual Medical Centre. 2012. Preparing for Exercise. Diakses pada 20 Agustus 2018 yang tersedia pada halaman [https://www.myvmc.com/lifestyles/preparing-for-exercise/].

Olahraga Sehat Menuai Manfaat
4.9 (97.14%) 7 votes